Sleman - Kaffe Mbah Brow yang berlokasi di Ngemplak 1, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta semakin dikenal sebagai ruang pertemuan favorit para pengacara. Tempat ini kerap digunakan untuk pertemuan antara pengacara dan klien, hingga diskusi internal komunitas pengacara se-Kabupaten Sleman.
Suasana yang nyaman, tenang, dan tidak formal menjadi daya tarik utama kafe ini. Kondisi tersebut dinilai mampu mendukung komunikasi yang lebih terbuka dan efektif, terutama dalam pembahasan persoalan hukum yang membutuhkan konsentrasi dan kepercayaan.
Tidak jarang, Kaffe Mbah Brow juga menjadi lokasi pertemuan rutin dan diskusi para pengacara dari berbagai latar belakang kantor hukum di Sleman. Hal ini menjadikan kafe tersebut bukan sekadar tempat nongkrong, melainkan ruang bertukar gagasan dan membangun jejaring profesional.
Pemilik Kaffe Mbah Brow menyampaikan bahwa sejak awal kafenya memang dibuka sebagai ruang dialog yang terbuka bagi siapa pun.
“Saya ingin Kaffe Mbah Brow menjadi tempat orang berdiskusi dengan bebas, kritis, dan saling menghargai perbedaan. Kebetulan banyak pengacara yang merasa cocok dengan suasana di sini,” ujar Mbah Brow.
Dikenal sebagai seorang seniman yang kritis terhadap isu sosial dan budaya, Mbah Brow menghadirkan konsep kafe yang sarat dengan nilai kebebasan berpikir dan ekspresi. Hal tersebut dinilai selaras dengan kebutuhan para praktisi hukum yang kerap membutuhkan ruang netral untuk berdiskusi secara mendalam.
Dengan peran tersebut, Kaffe Mbah Brow kini berkembang menjadi salah satu ruang publik alternatif di Sleman yang tidak hanya menyajikan kopi, tetapi juga menjadi wadah diskusi, pertemuan profesional, dan pertukaran pemikiran lintas bidang. Bsr

