Ungaran – Prosesi Yudisium Program Studi S1 Hukum Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Kampus Ungaran, Kabupaten Semarang, berlangsung lancar, khidmat, dan penuh rasa syukur. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan akademiknya untuk menyandang gelar Sarjana Hukum.
Acara yudisium turut dihadiri oleh Ketua Umum Peradi Awalindo, Dr. Aulia Taswin, S.H., M.H. Kehadiran pimpinan organisasi advokat tersebut memberikan warna tersendiri bagi para lulusan yang dalam waktu dekat akan memasuki dunia profesional dan mengabdikan diri di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Aulia Taswin menyampaikan pesan kepada para sarjana hukum baru agar tidak berhenti pada pencapaian akademik semata. Menurutnya, gelar Sarjana Hukum merupakan awal dari perjalanan panjang untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membangun integritas sebagai insan yang berkecimpung di bidang hukum.
«“Gelar sarjana hukum hanyalah awal. Jadilah penegak keadilan yang berintegritas, karena masyarakat tidak membutuhkan pembela yang sekadar pintar pasal, tetapi yang memiliki hati nurani dan keberanian membela kebenaran.”»
Ia menekankan bahwa dunia hukum membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan memahami peraturan perundang-undangan, tetapi juga mempunyai karakter, etika, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap persoalan-persoalan hukum yang dihadapi masyarakat.
Para lulusan juga diharapkan mampu terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan lanjutan, pelatihan, pengalaman praktik, maupun keterlibatan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Hal tersebut penting agar ilmu hukum yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jangan pernah berhenti belajar. Hukum terus berkembang mengikuti dinamika masyarakat. Karena itu, seorang sarjana hukum harus memiliki kemauan untuk terus memperbarui pengetahuan, menjaga profesionalitas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan,” pesan Dr. Aulia Taswin.
Yudisium tersebut sekaligus menjadi titik awal bagi para lulusan untuk menentukan langkah selanjutnya, baik melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, menekuni profesi hukum, bekerja di lembaga pemerintahan maupun swasta, ataupun mengabdikan diri melalui berbagai bidang yang membutuhkan kompetensi hukum.
Kelancaran pelaksanaan yudisium menjadi pertanda baik bagi lahirnya generasi baru sarjana hukum dari Universitas Ngudi Waluyo Ungaran. Dengan bekal ilmu pengetahuan, karakter, dan integritas, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam membangun kesadaran hukum serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih tertib, adil, dan berkeadilan.
Momentum yudisium bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari pengabdian. Dari ruang akademik, para sarjana hukum kini diharapkan mampu membawa ilmu, nilai, dan integritas untuk hadir di tengah masyarakat serta menjadi bagian dari upaya menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia.
Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

