Translate

Daftar Blog Saya

07 Januari 2026

Lintas Organisasi Insan Musik Pontianak Kembali Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh–Sumatera


Pontianak, Nuusantra News - Memasuki hari kedua, Rabu, 7 Januari 2026, lintas organisasi insan musik di Kota Pontianak kembali melaksanakan aksi penggalangan dana guna meringankan beban saudara-saudara yang terdampak musibah banjir dan tanah longsor di Aceh dan Sumatera.


Pada hari kedua ini, gerakan sosial para musisi dan penyanyi dilaksanakan di tiga titik lokasi, yakni Simpang Empat Tanray, Pontianak Utara, Simpang Jalan Jeranding, Pontianak Kota, serta Lampu Merah PCC Kota Pontianak. Meski harus berhadapan dengan terik panas matahari, para insan seni tetap bersemangat menjalankan kegiatan kemanusiaan tersebut.


Aksi penggalangan dana ini merupakan gagasan H. Hardiansyah dan Syamsul Arifin, yang mendapat dukungan penuh dari para pemilik alat sound system. Rencananya, kegiatan serupa akan kembali dilanjutkan pada esok hari di tiga titik tambahan, salah satunya Simpang Empat Lampu Merah 28 Oktober.


Dewan Penasehat MC Kalbar, Hasibuan, SH, menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan sosial tersebut. Ia berharap ke depan kegiatan serupa tidak hanya membantu korban bencana di Aceh dan Sumatera, tetapi juga dapat menyentuh masyarakat Kalimantan Barat yang membutuhkan uluran tangan.


Ketua IMKA Kalimantan Barat, Ehden, juga menyampaikan apresiasi dan dukungan atas gagasan H. Hardiansyah dan Syamsul Arifin. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi dan pihak yang tergabung dalam aksi penggalangan dana tersebut.


Ehden turut mengajak seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Barat untuk menyisihkan sebagian rezekinya demi membantu meringankan beban para korban bencana. Ia berharap dana yang terkumpul nantinya dapat segera disalurkan ke Aceh dan Sumatera serta dimanfaatkan sebaik mungkin, meskipun nilainya tidak seberapa.


Sementara itu, Windi, selaku pimpinan Purnama Group, turut berpartisipasi dengan menyumbangkan alat sound system secara gratis tanpa memungut bayaran sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan ini. ATS